Sabtu, 20 September 2014

Sebab Aku Mencintaimu

"Lovelypop" [Pensil warna di atas kertas]

Sebab aku mencintaimu..
Aku ingin mengganti darahku dengan namamu
Agar kelak saat kau lupa tentang dirimu, kau bisa membacanya dengan merobek nadiku

Sebab aku mencintaimu..
Aku ingin menutup mataku dengan senyumanmu
Agar kelak saat orang lain adalah alasanmu bahagia, kau mengerti kenapa aku tak lagi bisa melihat dunia

Sebab aku mencintaimu..
Aku ingin mengganti paru-paru dengan keberadaanmu
Agar kelak saat kau pergi, kau mengerti kenapa aku bisa mati

Sebab aku, mencintaimu..
Aku lupa cara berpikir, karena di dalam kepalaku hanya wajahmu yang terukir
Aku lupa cara berjalan, karena di dalam langkahku tiada lagi kakimu yang membuatnya beriringan
Aku lupa caranya hidup, karena di dalam hariku hanya hadirmu satu-satunya yang aku hirup

Sebab aku mencintaimu..
Jangan pergi, aku masih ingin memelukmu..

wirasetianagara@gmail.com

Senin, 15 September 2014

Mannequin Glutamat

Seperti biasanya, aku menghabiskan malam dengan duduk di bangku tua melihat jejak yang riuh menapak bahagia. Senyum nan sumringah, syal yang terlingkar lebih kencang, jaket dan sweater yang warnanya memancar lebih terang, dan kaos tangan bersiap menjabat kerinduan, berlalu-lalang melewatiku dan bermuara pada setiap pertemuan penuh haru. Diawali dengan teriakan dan sedikit loncatan kegirangan, mereka saling bersua, mengalamatkan rindu yang telah disiapkan berjam-jam lalu di depan meja rias. Tanpa ragu pelukan pun terlepas diikuti debat kecil mengenai tempat terbaik untuk bersaksi, menjadi persinggahan terhebat untuk mengisi perut dan menumpahkan cinta dari hati.
"Mirroring Suffering" | Drawing Pen dan Pensil Warna di Atas Kertas
Pergi, membuat jalanan kembali sepi..